Tampilkan postingan dengan label Sabar. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sabar. Tampilkan semua postingan

Senin, 06 Juli 2020

[Puisi] Hati



Hati

Bergerak penuh dengan dorongan hati
Ikhlas penuh kesabaran
Dalam setiap perjalanan
Kulangkahkan kakiku sendiri

Lemah untuk menguatkan
Patah untuk menjadi sandaran
Teruslah bertahan
Dari amukan perasaan

Hati bagaikan intuisi yang sulit dikuasai oleh pikiran
Perih merambah hingga ke alam pikiran
Hanya ada tetesan embun yang menyejukkan 
Dari linang air mata yang begitu menyakitkan

Ia melukis warna-warni rasa
Menampung suka, juga duka
Menyajikan sabar tiada tara
Mempersembahkan arti dari luka

Dihantam kekecewaan
Ditikam khayalan, tak pada kenyataan
Dihujani hujatan
Sabar sungguh menenangkan, mengagumkan

Hati, 30 Juni 2020

Nama Kelompok 4

1. Muhammad Assegaf
2. Nadia @⁨Nadia⁩ 
3. Novia A.P @⁨Novi PI⁩ 
4. Natasya A @⁨+62 851-0612-0669⁩ 

[Puisi] Jiwa yang Kuat

Jiwa yang Kuat
Oleh: Kelompok 6

Tidak lekas patah jiwa-jiwa orang yang bermimpi
Sebab duri-duri dalam diri perlahan akan terlepas sendiri
Mentari akan tetap hadir esok pagi
Menghalau semua gelap yang berada dalam lubuk hati

Semangat harus tetap membara
Memenuhi segala penjuru harapan
Untaian doa dan kehidupan
Masih menyisakan berjuta bahagia

Jalan yang kita lalui mungkin sulit
Bongkahan kerikil tak henti ekori tapak kaki
Satu hal yang perlu ditanam dalam diri
Hari penuh kesakitan pasti berganti

Jika awan berganti kelabu
Maka biarlah mayapada tetap kukuh
Jika emosi memuncak ke hulu
Maka biarlah raga berlindung teduh

Jalan semak belukar mana lagi yang belum kutempuh
Aku meyakini ketetapan Tuhan tak akan tertukar
Berusaha dan berserah
Tertatih, menitih kesabaran

Ruang Diskusi, 30 Juni 2020

Yang mengerjakan:
1. Sarah Aisyah
2. Yuni Cahyaningsih
3. Bathari Anggun
4. Ismatu Ulya

[Puisi] Menunggu


Menunggu
Oleh: Kelompok 1


Mengejar kasih yang tak sampai
Agar mampu bermuara di dermaga cinta
Mengusung rindu yang tertanam dalam jiwa
Menantimu datang lantas menjadi kita

Sang surya kembali di peraduan lalu
Lembayung senja di ufuk timur merayu
Gelapnya malam menghantam alam nan sunyi
Aku tak peduli tentang lara yang membuatku lupa diri

Selama penantian panjang yang tak lekas usai
Dalam pengharapan penuh nestapa
Aku berandai akan sebuah euforia bersamamu
Walau kenyataan beralih pilu yang kuhadapi

Di tengah kesabaran aku menunggu
Cintamu lekas menjemput bahagiaku
Sudah jauh melangkah mengikutimu
Rela memerangi duka agar tetap bersamamu

Gelombang Rasa, 30 Juni 2020


Yang mengerjakan :
1. @Bait Aksara1311
2. Adelia Rahmi
3. @tikka.kusumastuti

Yang tidak mengerjakan :
@⁨+62 857-0397-2620⁩

[Puisi] Sunyi

Sunyi
Oleh: Kelompok 4

Tak terhitung lagi cobaan
Menghampiri dengan sendiri
Merajut di setiap kehidupan
Bagian takdir dari Ilahi

Hari-hari sudah berganti
Cobaan pun datang dan pergi
Tinggalkan makna dalam cerita
Tempa diri untuk terbiasa

Pagi dan siang terlewati
Satu persatu cobaan mulai pergi 
Tinggalkan hidup mengakhiri
Dari gema amarah keluh kesah

Sarayu melewati wajah
dengan sapa lembut
Terhempas sehelai daun Melati,
berdiam akut di antara rambut
Mendamaikan riak yang semula berontak
Mencoba ikut tenang,
tiada lagi riuh pun kata aduh

Tak ada tawa yang menjadi luka
Saat kita selalu menerima
Sebab, semua duka akan menguar
Saat kita menerima dengan sabar

Nusantara, 30 Juni 2020

Yang Mengerjakan:
1. Baiq Maulina Safira @⁨Fira⁩
2. Destiriyani @⁨+62 896-3552-7178⁩ 
3. Dini @⁨+62 896-5358-0930⁩
4. Azka @⁨+62 896-8443-0980⁩

[Puisi] Kejutan Kesabaran

Kelompok 2

Kejutan Kesabaran

Perjalanan hidup sering tidak sejalan
Keindahan, hanya soal fiktif belaka
Berkali-kali jatuh hingga ke jurang yang paling dalam
Alhasil, kenyataan selalu tidak sesuai keinginan

Mengemis pinta pada Sang Kuasa
Serah pasrah atma pun sudah terlaksana
Tabungan sabar pun habis terkuras
Tersisa ruang ikhlas pada hati jua titipan

Berterima kasih kepada luka teramat besar
Tidakkah karenanya belajar akan sabar nan ikhlas
Seperti paku yang terus menerus dipukul oleh palu
Semakin kuat tak mudah percaya pada harapan semu

Saat berada pada titik terendah
Sabar selalu menjadi alternatif paling tepat
Memang pahit, namun bermakna
Karena hakikinya kesabaran akan selalu berakhir indah.

Nusantara, 30 Juni 2020

Yang mengerjakan:
- Nur Syafiqah @⁨Nur Syafiqah⁩
- Boihaqi

Yang tidak mengerjakan: @⁨ايپ عل🌾⁩ @⁨Ratih Chernena🎓💎⁩

[Puisi] Menghadapi Cobaan


Kelompok 1

Menghadapi Cobaan

Aku pernah menyalahkan takdir,
Yang mngajarkanku arti ketabahan,
Sabarku menunggu seluas lautan,
Menunggu adanya kepastian darimu.

Ikhlas ku mengais harapan,
Dengan tujuan kebersamaan,
Meski sembilu menyayat luka,
Namun kini kecewa yang harus kuterima

Roda kehidupan selalu berputar,
Ada saatnya pelangi muncul setelah hujan,
Hujatan cemooh tak menyurutkan kesabaran juga perjuangan,
Untuk terus menunggu dan mencarimu

Di kesendirian masa silam dan kemunafikanku,
Aku bertahan menghadapi cobaan nestapa,
Sampai waktunya kau memeluk hangat tubuhku yang dingin,
Kita menjadi satu; aku kamu abadi.

Luka kian mencabik kalbu
Atas takdir yang telah pilu
Derai airmata tak lagi bisu
Menumpahkan rasa yang lama menggerutu

Doa adalah satu-satunya cara
Tempat aku meminta
Tuk kuatkan raga
Melepas segala asa

Indonesia, 30 Juni 2020.

Yang mengerjakan:
1. @riyadiarrumy
2. @⁨+62 812-8092-0024⁩ 
3. @⁨Lailiyah⁩ 
4. @⁨+62 831-6403-7844⁩