Tampilkan postingan dengan label Indonesia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Indonesia. Tampilkan semua postingan

Jumat, 10 Juli 2020

7 Olahan Ketela Pohon Ini Wajib Kamu Tahu!


Ketela pohon, ubi kayu, atau yang sering juga disebut singkong berasal dari benua Amerika, tepatnya dari negara Brazil. Penyebarannya hampir keseluruh dunia, antara lain: Afrika, Madagaskar, India, dan Tiongkok. Singkong berkembang di negara-negara yang terkenal wilayah pertaniannya dan masuk ke Indonesia pada tahun 1852.

Selain nasi, singkong merupakan makanan pokok yang banyak dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia dengan rasa khas enak, singkong juga banyak sekali manfaat bagi kesehatan tubuh kita.
Apa saja sih manfaat singkong itu?
Karena kandungan nutrisinya yang beragam, singkong dianggap memiliki banyak manfaat untuk kesehatan seperti berikut:

1. Menambah energi
Singkong mengandung kalori yang cukup tinggi. Dalam 1001 gram singkong, terkandung 110-150 kalori. Oleh karena itu, kita bisa mendapatkan energi ekstra untuk menjalani aktivitas.

2. Merupakan sumber serat dan karbohidrat kompleks
Kedua nutrisi ini berfungsi untuk menjaga kesehatan saluran pencernaan, mengurangi peradangan, dan mengendalikan kadar gula rendah.

3. Memiliki kandungan antioksidan yang baik
Vitamin C dan vitamin A merupakan antioksidan yang berfungsi untuk mencegah penyakit jantung, hingga mengatasi kerutan di kulit.

4. Mengandung beta-karoten
Berfungsi untuk meningkatkan daya tahan tubuh, mendegah kekambuhan gejala asma, serta mengurangi risiko kanker.

Nah setelah kita mengetahui manfaat dari ketela pohon, ternyata ketela pohon banyak sekali olahannya, 7 diantaranya ialah;

1. Keripik Singkong


Keripik singkong merupakan cemilan yang familiar bagi masyarakat Indonesia. Cara membuatnya sangat mudah yaitu dengan cara singkong diiris sangat tipis, digoreng dan kemudian diberi bumbu beraneka rasa.

2. Getuk


Makanan ini sangat populer di kalangan masyarakat Jawa Tengah dan Jawa Timur. Kuliner manis ini terbuat dari singkong yang sebelumnya direbus kemudian ditumbuk halus. Getuk biasanya disajikan dengan sedikit taburan kelapa parut.

3. Tape


Tape atau yang juga dikenal dengan sebutan peuyeum oleh masyarakat Sunda, ini merupakan makanan yang berasal dari olahan singkong yang difermentasi. Untuk membuat tape biasanya digunakan ragi sebagai bahan fermentasi agar menghasilkan tekstur singkong yang lunak dengan cita rasa manis dan agak asam.

4. Tiwul


Kreasi olahan singkong ini merupakan makanan khas Gunung Kidul. Tiwul terbuat dari gaplek, yaitu singkong yang dikeringkan lalu ditumbuk. Kuliner khas Indonesia ini mempunyai cita rasa manis khas singkong dengan warna kecoklatan.

5. Combro/misro


Nama olahan singkong yang satu ini merupakan singkatan dari oncom di jero yang artinya oncom di dalam. Kuliner khas Jawa Barat ini terbuat dari parutan kasar singkong yang kemudian diisi dengan oncom didalamnya dan digoreng. Jika combro berisikan oncom, sedangkan misro berisikan gula merah.

6. Klepon Singkong


Kue khas tradisional dari Jawa Tengah. Makanan ini biasanya berbahan dasar singkong dan tepung ketan. Adonan singkong dan tepung ketan diberi air perasan daun suji

7. Singkong Keju



Olahan singkong berikutnya adalah singkong keju. Cara membuatnya sangat mudah kita hanya perlu menggoreng singkong. Kemudian untuk memberikan nuansa dan rasa yang berbeda, singkong goring dinikmati dengan tambahan keju. Keju digunakan baik sebelum singkong digoreng maupun saat akan dinikmati. Rasa gurih singkong yang dipadukan dengan keju sangat pas dinikmati diberbagai suasana.

Setelah kita mengetahui manfaat, macam-macam, dan cara mengolah ketela pohon kita bisa mempraktikkannya sendiri loh dirumah karena bukan hanya mudah, singkong/ketela pohon ini mudah ditemui dan harganya pun terjangkau.

Oleh: Ghitsna


Mie Lendir Makanan Khas Batam

KMRTour.com

Salah satu kota yang berada di provinsi Kepulauan Riau ini merupakan kota terbesar di provinsi itu. Batam, kota yang sangat terkenal akan kemajuan kotanya yang pesat menjadi tujuan bepergian banyak orang untuk melakukan perjalanan wisata atau pun berbelanja.

Letaknya yang sangat dekat dengan negara tetangga, menjadikan Batam sebagai kota transit sebelum pergi ke Singapura atau Malaysia. Hal ini membuat berkumpulnya banyak orang dari berbagai negara.

Selain itu, Batam juga menyajikan wisata kuliner yang tak kalah dengan wilayah lain di Indonesia. Perpaduan budaya Indonesia, Melayu, dan Tiongkok menjadikan suatu perpaduan kuliner yang disajikan ke dalam makanan khas Batam yang sangat unik dan menggugah selera. Tidak ada salahnya jika sedang berada di sekitar Kepulauan Riau dan singgah ke Batam untuk menikmati kuliner-kuliner yang nikmat dan bahkan terkenal hingga mancanegara.

Pernah dengar tidak, salah satu kulinernya yang namanya mie lendir? Dari namanya saja terasa tidak lazim ya, bahkan agak jijik juga jika belum pernah mendengar ataupun memakannya. Namun, kata 'lendir' di sini berasal dari kuahnya yang agak kental sehingga seperti lendir. Maka dari itu dinamakan dengan mie lendir. Walau bertekstur seperti lendir, tetapi tidak membuat 'enek' saat dimakan.

Mie lendir sendiri terbuat dari campuran antara mie kuning dan mie putih yang dilengkapi dengan tauge, telur rebus, potongan cabai hijau seledri dan bawang goreng untuk penambah rasa. Kuahnya yang berwana coklat kental dengan rasanya yang manis dan tekstur kentalnya berasal dari campuran tepung kanji di dalamnya. Hmm, sedap bukan.

Mie lendir ini juga bisa untuk sarapan pagi biasanya dan pastinya harganya cukup terjangkau. Nah, kaau singgah ke Batam jangan lupa ya cicipi aneka makanan khas Batam, salah satunya mie lendir ini.

Oleh: Nur Stafiqah

Senin, 06 Juli 2020

[Puisi] Hati



Hati

Bergerak penuh dengan dorongan hati
Ikhlas penuh kesabaran
Dalam setiap perjalanan
Kulangkahkan kakiku sendiri

Lemah untuk menguatkan
Patah untuk menjadi sandaran
Teruslah bertahan
Dari amukan perasaan

Hati bagaikan intuisi yang sulit dikuasai oleh pikiran
Perih merambah hingga ke alam pikiran
Hanya ada tetesan embun yang menyejukkan 
Dari linang air mata yang begitu menyakitkan

Ia melukis warna-warni rasa
Menampung suka, juga duka
Menyajikan sabar tiada tara
Mempersembahkan arti dari luka

Dihantam kekecewaan
Ditikam khayalan, tak pada kenyataan
Dihujani hujatan
Sabar sungguh menenangkan, mengagumkan

Hati, 30 Juni 2020

Nama Kelompok 4

1. Muhammad Assegaf
2. Nadia @⁨Nadia⁩ 
3. Novia A.P @⁨Novi PI⁩ 
4. Natasya A @⁨+62 851-0612-0669⁩ 

[Puisi] Jiwa yang Kuat

Jiwa yang Kuat
Oleh: Kelompok 6

Tidak lekas patah jiwa-jiwa orang yang bermimpi
Sebab duri-duri dalam diri perlahan akan terlepas sendiri
Mentari akan tetap hadir esok pagi
Menghalau semua gelap yang berada dalam lubuk hati

Semangat harus tetap membara
Memenuhi segala penjuru harapan
Untaian doa dan kehidupan
Masih menyisakan berjuta bahagia

Jalan yang kita lalui mungkin sulit
Bongkahan kerikil tak henti ekori tapak kaki
Satu hal yang perlu ditanam dalam diri
Hari penuh kesakitan pasti berganti

Jika awan berganti kelabu
Maka biarlah mayapada tetap kukuh
Jika emosi memuncak ke hulu
Maka biarlah raga berlindung teduh

Jalan semak belukar mana lagi yang belum kutempuh
Aku meyakini ketetapan Tuhan tak akan tertukar
Berusaha dan berserah
Tertatih, menitih kesabaran

Ruang Diskusi, 30 Juni 2020

Yang mengerjakan:
1. Sarah Aisyah
2. Yuni Cahyaningsih
3. Bathari Anggun
4. Ismatu Ulya

[Puisi] Menunggu


Menunggu
Oleh: Kelompok 1


Mengejar kasih yang tak sampai
Agar mampu bermuara di dermaga cinta
Mengusung rindu yang tertanam dalam jiwa
Menantimu datang lantas menjadi kita

Sang surya kembali di peraduan lalu
Lembayung senja di ufuk timur merayu
Gelapnya malam menghantam alam nan sunyi
Aku tak peduli tentang lara yang membuatku lupa diri

Selama penantian panjang yang tak lekas usai
Dalam pengharapan penuh nestapa
Aku berandai akan sebuah euforia bersamamu
Walau kenyataan beralih pilu yang kuhadapi

Di tengah kesabaran aku menunggu
Cintamu lekas menjemput bahagiaku
Sudah jauh melangkah mengikutimu
Rela memerangi duka agar tetap bersamamu

Gelombang Rasa, 30 Juni 2020


Yang mengerjakan :
1. @Bait Aksara1311
2. Adelia Rahmi
3. @tikka.kusumastuti

Yang tidak mengerjakan :
@⁨+62 857-0397-2620⁩

[Puisi] Sunyi

Sunyi
Oleh: Kelompok 4

Tak terhitung lagi cobaan
Menghampiri dengan sendiri
Merajut di setiap kehidupan
Bagian takdir dari Ilahi

Hari-hari sudah berganti
Cobaan pun datang dan pergi
Tinggalkan makna dalam cerita
Tempa diri untuk terbiasa

Pagi dan siang terlewati
Satu persatu cobaan mulai pergi 
Tinggalkan hidup mengakhiri
Dari gema amarah keluh kesah

Sarayu melewati wajah
dengan sapa lembut
Terhempas sehelai daun Melati,
berdiam akut di antara rambut
Mendamaikan riak yang semula berontak
Mencoba ikut tenang,
tiada lagi riuh pun kata aduh

Tak ada tawa yang menjadi luka
Saat kita selalu menerima
Sebab, semua duka akan menguar
Saat kita menerima dengan sabar

Nusantara, 30 Juni 2020

Yang Mengerjakan:
1. Baiq Maulina Safira @⁨Fira⁩
2. Destiriyani @⁨+62 896-3552-7178⁩ 
3. Dini @⁨+62 896-5358-0930⁩
4. Azka @⁨+62 896-8443-0980⁩

[Puisi] Kejutan Kesabaran

Kelompok 2

Kejutan Kesabaran

Perjalanan hidup sering tidak sejalan
Keindahan, hanya soal fiktif belaka
Berkali-kali jatuh hingga ke jurang yang paling dalam
Alhasil, kenyataan selalu tidak sesuai keinginan

Mengemis pinta pada Sang Kuasa
Serah pasrah atma pun sudah terlaksana
Tabungan sabar pun habis terkuras
Tersisa ruang ikhlas pada hati jua titipan

Berterima kasih kepada luka teramat besar
Tidakkah karenanya belajar akan sabar nan ikhlas
Seperti paku yang terus menerus dipukul oleh palu
Semakin kuat tak mudah percaya pada harapan semu

Saat berada pada titik terendah
Sabar selalu menjadi alternatif paling tepat
Memang pahit, namun bermakna
Karena hakikinya kesabaran akan selalu berakhir indah.

Nusantara, 30 Juni 2020

Yang mengerjakan:
- Nur Syafiqah @⁨Nur Syafiqah⁩
- Boihaqi

Yang tidak mengerjakan: @⁨ايپ عل🌾⁩ @⁨Ratih Chernena🎓💎⁩

[Puisi] Menghadapi Cobaan


Kelompok 1

Menghadapi Cobaan

Aku pernah menyalahkan takdir,
Yang mngajarkanku arti ketabahan,
Sabarku menunggu seluas lautan,
Menunggu adanya kepastian darimu.

Ikhlas ku mengais harapan,
Dengan tujuan kebersamaan,
Meski sembilu menyayat luka,
Namun kini kecewa yang harus kuterima

Roda kehidupan selalu berputar,
Ada saatnya pelangi muncul setelah hujan,
Hujatan cemooh tak menyurutkan kesabaran juga perjuangan,
Untuk terus menunggu dan mencarimu

Di kesendirian masa silam dan kemunafikanku,
Aku bertahan menghadapi cobaan nestapa,
Sampai waktunya kau memeluk hangat tubuhku yang dingin,
Kita menjadi satu; aku kamu abadi.

Luka kian mencabik kalbu
Atas takdir yang telah pilu
Derai airmata tak lagi bisu
Menumpahkan rasa yang lama menggerutu

Doa adalah satu-satunya cara
Tempat aku meminta
Tuk kuatkan raga
Melepas segala asa

Indonesia, 30 Juni 2020.

Yang mengerjakan:
1. @riyadiarrumy
2. @⁨+62 812-8092-0024⁩ 
3. @⁨Lailiyah⁩ 
4. @⁨+62 831-6403-7844⁩